Archive for Mei, 2010

Keputusan Terakhir


“Kangen sama kamu, Sas.”
“Aku juga, Fan…”
“Kamu sudah makan, jangan sampai telat loh makannya Sas..”
“Sudah koq sayang, kamu sudah belum? Jangan cuma nanya doank! Sendirinya belum makan..”
“Tapi aku belum lapar sayang…”
“Shhtt,,, udah dech nggak pake protes. Pokoknya kamu harus makan ya, Fan. Aku temenin biarpun cuma lewat telepon. Okey,,”
“Iya dech… ”

“Fandi, sudah minum obat belum?”
Baca Selanjutnya…

Iklan

Nitip Yak Kawans ;)


Ah akhir-akhir ini QK koq jadi agak sibuk yach,, rasanya sedikit repot. Jadi jarang BW bahkan jarang update. Padahal isi di pikiran sudah menumpuk. tapi ya gimana lagi dunkz kalo emank lagi nggak bisa update. Huff…:(

Ehm,, kawans mungkin untuk sementara QK jadi jarang nge-blog dulu 😦 berpindah sejenak ke social network 😀 karena yang satu ini bisa dibawa kemana-mana, bisa dari hape update nya. QK suka kesusahan soalnya kalo nge-blog dari hape… 😀

Baca Selanjutnya…

Sudahkah Kita Jujur??


Berawal dari membaca postingannya si Ata dengan judul Orang Jujur Susah Dicari, 😀 Bener banget sich judul postingannya si Ata… tapi dari situ QK jadi terpikirkan sesuatu….Apakah itu kawans…. 😀 Adakah dari kalian yang bisa menebaknya?? :mrgreen:

QK jadi terpikir.. Sudahkah kita menjadi orang yang jujur di area blogsphere ini.. sudah kah….sudah kah… 🙄

Baca Selanjutnya…

Khawatir


Hari ini langit sangat cerah ketika Luni memutuskan untuk mendatangi rumah Egi kekasihnya seperti dua hari yang lalu. Matahari tepat berada di atas kepala ketika Luni akhirnya menjejakkan kakinya di depan tikungan rumah Egi. Dari situ Luni terdiam, ada rasa enggan perlahan menyergap masuk kedalam hatinya. Untuk apa dia berada di situ, dan apa yang harus dia lakukan? tiba-tiba datang ketempat Egi. Terus??

Baca Selanjutnya…

Satu Kado Buat Kamu


Di tanggal ini 2 tahun yang lalu, kita (aku, kamu, mbak, sama mbak sepupu) pergi ke kampusnya mbak. Terus pulang nya kita mampir di taman bungkul. Aku ingat waktu itu di kampusnya mbak aku ketawain kamu. Itu karena diantara kita berempat cuma kamu yang waktu itu masih pakai seragam SMU. Sedangkan kita bertiga sudah biasa dengan gedung kampus. Waktu itu aku bilang “kira-kira bagaimana ya nanti kalo kamu sudah kuliah, apa masih celingak-celinguk juga seperti sekarang.” Dan waktu itu kamu jawab “ya enggaklah mbak, kan dah biasa. Lagian sekarang aku loh biasa ae.” (aku loh biasa aja, kata-kata khas kamu 🙂 )

Baca Selanjutnya…

Mengapa Allah Tak Memberikan Cobaan


Akhir-akhir ini QK sering dengerin temen-temen QK yang curhat tentang pacar-pacarnya, tentang ribut dengan keluarganya. Yang menurut QK sebenernya itu semua masih bisa di bicarakan, tapi kenapa mereka terlihat begitu bingung, begitu putus asa, begitu emosi. Padahal kalo dibicarakan baik-baik, dipikir dengan kepala dingin sepertinya semua masih bisa di atasi.

Sementara itu ada beberapa persoalan juga yang sedang QK alami, yang menurut QK sulit. Sampai QK mikir, kenapa QK diberikan cobaan yang seperti ini? Kenapa bukan seperti teman-teman QK yang lain? Kalo QK mendapatkan cobaan yang seperti itu pasti QK bisa ngelewatinnya.

Akhirnya, kembalilah QK pada pikiran-pikiran lama QK. Menurut QK ada 2 alasan mengapa Allah tak memberikan cobaan pada hamba-Nya. Yang pertama :

Baca Selanjutnya…