Archive for the ‘In memoriam’ Category

Tak Akan Kulupa Semampuku


Kehadiranmu memberikan warna baru

Kepolosanmu menumbuhkan semangatku untuk melindungimu

Rasa bersalah atas kejadian kecil yang tak terduga, begitu menumbuhkan rasa sayang dan tanggungjawabku padamu

Bahagiamu bahagiaku juga…

Kamu yang mengerti aku

Kamu pula yang ternyata selalu memahamiku, apa adanya aku

Kau dengarkan ceritaku, meski jarang kudengar ceritamu

Aku tak akan lupa…semampuku tak akan kulupa

Tawamu… suaramu… tangismu…

Tak akan kulupa semampuku

Kesabaranmu layak dijadikan panutan

Kesederhanaanmu patut untuk ditiru

Hidupmu sebentar..

Tapi kamu mengajarkanku banyak hal
In Memoriam,

05051992-08082008

Iklan

Rindu Kamu Selalu


Tak pernah terlintas akan terpisah dengan cara seperti ini
Tak pernah tau bahwa kita tak akan pernah bertemu lagi
Namun tampaknya takdirNya lebih kuat berbicara
Tapi tak mengapa karena ku tau kamu lebih disayang-Nya

Selalu ada rindu setiap teringat apa yang telah kita jalani
Selalu ada kekuatan kala teringat setiap kebaikan yang kau beri
Meski semua menyesali kepergianmu, demikian juga aku
Namun mungkin itu yang terbaik bagimu dan kita semua

Mungkin kita tak bisa bersama lebih lama lagi di dunia
Tapi ku kan berusaha agar kita bisa bersama
Meski itu di alamNya yang berbeda

Sungguh tak pernah terbesit sedikitpun penyesalan
Meskipun hadirmu hanya sesaat di dunia
Tapi ku yakin kamu membawa kebaikan bagi semua

Adek,,
Kalau kau tahu saat ini aku rindu

Satu Kado Buat Kamu


Di tanggal ini 2 tahun yang lalu, kita (aku, kamu, mbak, sama mbak sepupu) pergi ke kampusnya mbak. Terus pulang nya kita mampir di taman bungkul. Aku ingat waktu itu di kampusnya mbak aku ketawain kamu. Itu karena diantara kita berempat cuma kamu yang waktu itu masih pakai seragam SMU. Sedangkan kita bertiga sudah biasa dengan gedung kampus. Waktu itu aku bilang “kira-kira bagaimana ya nanti kalo kamu sudah kuliah, apa masih celingak-celinguk juga seperti sekarang.” Dan waktu itu kamu jawab “ya enggaklah mbak, kan dah biasa. Lagian sekarang aku loh biasa ae.” (aku loh biasa aja, kata-kata khas kamu 🙂 )

Baca Selanjutnya…

Berkurang Setahun Kontrakku


Adekq, bertambah satu umurku..

Adekq, berkurang setahun lagi kontrakq…

Adekq, semakin aku mendekatimu..

Adekq, harus senang atau sedih kah aq?

Aq senang karena semakin sedikit jarakq untuk bisa bertemu denganmu kembali,,

Aq sedih sudah cukupkah bekal yang ku bawa untuk menemui-Nya?

Aq takut, benarkah aq bisa menyamai tempatmu di sisi-Nya?

Aq bingung, apa yang harus kulakukan di sisa waktuq selanjutnya?

Adekq, kalau kau tau…

Sedikit waktumu mengajarkan banyak hal untukq…

Kepergianmu menyadarkanq… memberikan banyak pelajaran dalam hidupq…

Adekq, apa kau tau…

Beberapa hari yang lalu bertambah lagi angka usiaq

Ingatkah kamu?

Baca Selanjutnya…

Kembali Mengenangmu


fOr mY LitTLe BrOTher

Semuanya terjadi tiba-tiba…

Kamu pergi begitu aja…

Tiba-tiba hilang tanpa kata

Kamu juga ngak pernah kasih kita pertanda

Tiba-tiba hilang…tiba-tiba diam…

Tau kah kamu betapa kita kehilangan???

Ku tanya padamu tapi kamu tetap diam…

Bukan diam seperti biasa kau lakukan

Tapi diam yang benar-benar diam
Baca Selanjutnya…

“Lapo mbak??” “Mesti lak kumat…”


🙂 akhir” ini q inget” kmu lagi dek,, bukannya selama ini lupa sich…
cuma akhir” ini semakin keinget aja, kangen…
Pernah kapan hari aq tiba” kebangun,,, gtau napa eh malah inget ‘n kangen banged..
pengen nyanyi” ma kamu lagi…dah lama ternyata nggak ngelakuin hal itu yak^^

Hari ini abiz nyapu,,,pas sampe dikamar kmu malah bingung..
tiba” aja inget sesuatu yg konyol yg dulu sering q lakuin ke kmu 😉
Buka tutup pintu kamarmu berulang kali, ngintip kmu lagi ngapain…
sampe akhir nya kmu marah, tapi gak lama kemudian malah ngetawain aq.
Dan… selalu kmu bilang “lak kumat…” xixixiixxie,,,
Baca Selanjutnya…