Pentingnya Figuran Dalam Cerita Kita

Ilustrasi I :

Tanti terdiam di salah satu sudut angkot yang ditumpanginya. Wajahnya di tekuk, mukanya masam… asli cemberut gara-gara bosan dan merasa terganggu dengan ocehan 2 orang ibu yang berada di sebelahnya.

Dlam pikiran Tanti
: deuch, nie ibu-ibu pada ngerumpi’in apa’an sich… semoga cuma sekali aja ketemu ibu-ibu cerewet seperti ini.

Dan setelah kedua ibu-ibu itu turun dari angkot, mereka pun tetap melanjutkan obrolannya.

Ibu I : eh liat nggak tadi anak cewek yang di sebelah saya, adduuh… koq wajahnya merengut begitu ya,,, heran dech ada orang yang nggak bisa senyum begitu

Ibu II : iya iya,, anak muda koq nggak punya semangat. Kita aja yang tua begini masih berjiwa muda

====================================================
Ilustrasi II :

Di sebuah supermarket, ketika di kasir.

Ibu : (dengan belanjaan yang seabreg dan hampir selesai di hitung, memeriksa tas dan dompetnya) Aduuuhh,,, mbak mbak… saya nggak jadi beli ini semua nggak apa-apa ya… saya lupa nie uangnya tertinggal di dompet satunya (dengan ekspresi panik dan takut)
Kasir : (ikut bingung juga) wah terus gimana donk bu,,, ini sudah hampir selesai menghitungnya. struk nya juga sudah selesai di print.. nggak mungkin di balikin lagi ( ??? akhirnya sang ibu di bawa ke pos pengamanan, menunggu suaminya datang membawakan uang buat membayar semua belanjaannya)

Malam hari di kantor ketika jam kerja telah usai…

Kasir : (dengan wajah lega… dan semangat 45 bercerita kepada temannya) Duh lega gue, tau nggak sich hampir aja hari ini aku dimarahin ama bos. masa tadi ada ibu-ibu belanja banyak banged udah gitu gag bawa duit lagi. Gimana coba kalo kita sampe kecolongan.
Teman kasir : masa?? astaga untung bukan gue dech yang ngalamin. Semoga kapan-kapan kita nggak dapet pelanggan yang aneh-aneh lagi ya…

===================================================
😀 masih tentang figuran dalam kehidupan kita, lihat ilustrasi di atas… setiap tokoh melihat dari sudut pandangnya sendiri-sendiri. Ada banyak cerita namun tetap hanya dengan satu tokoh utama dalam setiap ceritanya😉 Selebihnya figuran semua😛

Saat kita naik kendaraan, terkadang mata kita ini melihat-lihat apa yang ada di sekeliling kita. Mungkin juga tertuju pada pengendara lain, dan saat itu dalam benak kita akan tercipta berbagai pemikiran. Padahal pada saat yang sama orang lain pun mungkin juga melihat ke arah kita dengan berbagai pikiran di kepala mereka. Misalnya : “ngapain sich tuch orang matanya jelalatan ke pengendara yang laen, ich aneh banged dech… biasa aja kali ngeliatnya😆 “

Ah ini postingan sebenarnya QK cuma pengen ngoceh-ngoceh aja koq. Ngoceh-ngoceh dengan apa yang ada di pikiran QK selama ini:mrgreen: sesuatu yang telah lama tersimpan dalam pikiran QK😛

Omong-omong, kata siapa figuran itu nggak penting? justru figuran itu penting sekali. Sangat sangat sangat penting, tanpa adanya figuran cerita kita mati. Nggak akan pernah bisa berjalan. Kalau ceritanya aja udah nggak jalan, bagaiman kita bisa jadi tokoh utama dalam sebuah cerita? jadi figuran itu sangat penting kawan😀 Figuran turut menentukan sukses atau enggaknya cerita kita😉 Banggalah kalian para figuran… SEMANGAT!!!

====================================================
Ilustrasi 3 :

Seorang anak yang tengah berselisih pendapat dengan kedua orang tuanya, sang anak menginginkan masuk ke PTN di luar kota tapi kedua orang tuanya tak menyetujuinya. Akhirnya sang anak kesal dan gondok dengan keputusan orang tuanya.

Anak : (Kenapa sich mereka gag ijinkan aku kuliah keluar kota, padahal aku kan sudah bisa mandiri…. lagipula teman-temanku juga banyak yang disana. ugh,, ortuku koq kolot banged sich!)

Ibu : (Maafkan ibu ya nak,, Ibu belum yakin kamu bisa mandiri… tempat itu jauh. Padahal selama ini kamu nggak pernah jauh dari ibu. Apa-apa juga masih ibu yang menyediakan.. Ibu terlalu menghawatirkanmu)

Bapak : (Andai ibu mengijinkan bapak pasti mengijinkan nak, tapi bapak nggak mau melihat ibu kamu sedih terus-terusan dan selalu khawatir dengan keadaan kamu di tempat yang jauh…)

HIDUP!!!

127 responses to this post.

  1. Pertamaxxx kah???
    setuju seoaranga figuran itu sangat pemnting sekali sebagai penghidup dalm sebuah cerita.

    Balas

  2. tanpa figuran sebuah cerita akan terasa hambar, seperti makanan kurang garam

    Balas

  3. Tunggu sebentar…
    dari kemarin QK itu lagi jadi sutradara atau lagi nulsi novel sih ?
    aku kok binun yaaa…

    Balas

  4. Posted by eirene pradana on 15 Juni 2010 at 6:29 AM

    wah….. rasanya aku inget satu kalimat deh…” qta hanya figuran dalam kehidupan orang lain… tapi figuran bukan berarti gak penting lho…” aku bca itu 5 tahun yg lalu pas masih kelas 2 sma….

    Balas

  5. HEm … setuju sekali dengan kalimat yang ini :

    “Saat kita naik kendaraan, terkadang mata kita ini melihat-lihat apa yang ada di sekeliling kita. Mungkin juga tertuju pada pengendara lain, dan saat itu dalam benak kita akan tercipta berbagai pemikiran. Padahal pada saat yang sama orang lain pun mungkin juga melihat ke arah kita dengan berbagai pikiran di kepala mereka.”

    jadi intinya mungkin syukuri apa yang ada …. he he he

    Balas

  6. Posted by julianusginting on 15 Juni 2010 at 7:58 AM

    figuran…ternyata penting jg yak😀

    Balas

  7. hai..hai QK…
    Hidupp…saya kembali nih…hehe baru sempat berkunjung setelah lama absen

    yup…figuran itu sangat sangatlah penting, baik dalam sebuah cerita ataupun kisah nyata dlm kehidupan

    kalo dlm sebuah cerita biasanya namanya “orang ketiga” ya??
    (ga ingat lagi pelajaran bahasa Indonesia)

    Balas

  8. ternyata memang figuran itu penting ya QK, agar cerita berjalan dgn enak.
    salam

    Balas

  9. Kadang2 tanpa disadari.. Figuran malah punya andil besar di cerita kita.. Bener kan kak?? Heheheheh..

    I’m comiinnggg Backk..
    aq pernah dpet award kan?? Nnti aq bungkus bawa Pulang yah kak.. Hihihih

    Balas

  10. Benar, kdg pemeran utama gk bisa berperan baik tanpa figuran, karena apapun perannya pasti menyumbang suksesx film ada pagelaran.

    Salam,
    Adi Nugroho

    Balas

    • salam,,,
      iya betul, figuran ato tokoh utama sebenernya sama” besar pengaruhnya terhadap suksesnya suatu jalan cerita😉

      HIDUP!!! ^_^

      Balas

  11. klu nggak ada yg jd figuran tar jg pemeran utama smua dong…..
    ^_^

    Balas

  12. kadang ngerasa kalo kita sendiri yang ngalami kejadian yang ga enak, kalo ngerasa kita ini pemeran utama

    Balas

  13. tapi intinya kita semua tuh pemain utamanya kan Kik?

    Balas

  14. kalok di drama, masih bisa itu maen sendirian, ngobrol sendirian, monolog pak butet contohnya..ha kalok dalam kehidupan sehari2..ngomong sendirian ndak ada figuran yang diajak ngobrol…sarap

    Balas

  15. Posted by darahbiroe on 15 Juni 2010 at 11:06 AM

    klo belum nemu figuran
    aku ajah pa yang jadi figuran
    hahahha
    kidding😀

    Balas

    • wakakaka,,,, emang dirimu figuran dalam ceritaku koq😉
      mau gag mau,,, iya gag iya… harus dan memang sudah terjadi😛

      HIDUP!!! ^_^

      Balas

  16. postingan calon sutradara…ha ha ha

    Balas

  17. Posted by vandick on 15 Juni 2010 at 1:11 PM

    “Aku”, adalah pemeran utama, yang memang kadang-kadang lupa melihat figuran, hehe

    Balas

  18. dan seperti itulah hidup manusia sebagai “makhluk sosial” – interaksi dengan “figuran” sangat penting dalam mewarnai cerita kita… *knp jadi “kita” ya..?!!!”

    Balas

  19. salam kenal…semangat….

    thanks… di tunggu kunjungan baliknya…

    happy writing

    Balas

  20. Posted by Bee'J on 15 Juni 2010 at 1:51 PM

    HIDUP QK…😀

    Balas

  21. hmm…ane mo daftar jadi figuran di film pornnya ariel yg berikutnya…xixixixi:mrgreen:

    Balas

  22. figuran bukannya tempat buat naroh poto ya kik🙄

    Balas

  23. wakakak sekarang figuran dah naik jadi 7oooo bandingkan tahun tahun yg lalu yg hanya lima puluh ribuan.ehhehe
    salam hangat dari blue

    Balas

  24. wah, bener2 kalo gak ada figuran gak rame, harus ada yg menjadi saksi hidup tho😀

    Balas

  25. betul betul betul…
    kadang figuran itu justru terasa menghidupkan cerita kita🙂

    Balas

  26. HIdup figuran…. gimana kalau Kika buat satu teori nih, Teori Figuran… terus dipatenkan pasti terkenal tuh😀😀😀

    Balas

  27. Wah TSnya kemana neh ?

    Balas

  28. Em……. I still got no point in here. hehehehe….. maaf mbak saya masih belum ada pandangan tentang figuran tersebut.🙂

    Balas

    • no problemo…😀
      ini kan memang pikiannya QK aja yang mbulet…. hehehe

      kalo bahasa nya mbak sunfLo sich… yang penting komeng,,, biar rame sualnya😛

      HIDUP!!! ^_^

      Balas

  29. mungkin kita adalah figuran dalam kehidupan org lain..

    Balas

  30. sepertinya ini ada curhat colongannya deh..
    hehehe

    Qika Qika…
    pinter memotret sebuah keseharian yg terjadi dg gaya yg apik ..

    bener juga tuh,
    kita berfikir ttg seseorang smntara seseorang juga melakukan hal yg sama

    hmmm
    hidup hidup/….
    😉

    Balas

  31. Posted by maxlender on 15 Juni 2010 at 9:41 PM

    Masih buka casting gak? mau ikut ah, siapa tau bisa jadi artis😆
    na chingu…. :p

    Balas

  32. selalu ada figuran yang menjadi pelengkap penderitadalam cerita kehidupan kita ya, kalau gak ada gak bakal rame

    Balas

  33. Sebenarnya apa di dunia ada peran figuran?😀

    Balas

  34. Sebetulnya setiap orang itu memegang dua peran kok. Kita jadi pemeran utama dalam kehidupan kita, dan jadi figuran di kehidupan orang lain… tapi ada tambahan, menjadi pemeran tamu yang sangat special, dikehidupan pasangan hidup kita.. nyaaa😀 *SEMANGAT!

    Balas

  35. Figuran dan peran utama keduanya saling mendukung – ibarat semangkuk bakso kuah tanpa taburan bawang goreng atau kerupuk misalnya.. meski toh masih bisa dipaksakan, namun ada elemen pemanis yang melengkapinya..

    Apapun skenarionya.. dan peran manapun yang diemban – bersyukurlah, karena pelajaran itu banyak bisa dipetik.. Mudah2an nggakpake deh ketemu pelanggan macam ibu2 di supermarket itu ya😀

    Seneng udh bisa mampir kesini, salam hangat dari afrika barat..

    Balas

    • wuikzz,,,, afrika barat pak??? jauh amiiittt… :8-O

      hu um,,, bisa berjalan tapi timpang…. ah enak sekali perumpamaannya pak… bakso…
      jadi lapar:mrgreen:

      HIDUP!!! ^_^

      Balas

  36. Sering kali yang membuat certa lebih menarik adalah figuran itu sendiri. aku jadi inget bapakku yang pernah main fim jadi figuran (tahun 70 an) tapi satu komplek nunggu-nungu kapan tayangnya di layar tancep.Figuran tapi ditunggu-tunggu. wah hebat bapak aku.he he he

    Balas

  37. ilustrasi 3 itu gw banget deh kika
    hehehhe
    tapi ngambeknya parah
    gak makan seminggu aku wakakakkaka

    Balas

  38. mending jadi figuran ….. lebih enak dan dikenal

    Balas

  39. Wah calon penulis naskah film yah😀
    Mamir balik ya..

    Balas

    • weleehhhh kejauhan… masa tulisan acak”an kek begene dibilang calon penulis naskah film,,,

      wwkkwkw,,,, ditunggu mampirnya yak😉

      HIDUP!!! ^_^

      Balas

  40. Posted by maxlender on 16 Juni 2010 at 2:36 PM

    chingu? kalau gak salah tulis. artinya teman. na chingu = temanku.
    ikutan dr blog sebelah tuh.
    Yang bahasanya dakkong eo seyo yo yo
    mian ne sarang sarang saring tuh😆
    lha wong dalem piyambak kemawon injeh mboten ngertos nopo artinipun saking boso niku😆

    Balas

    • wekz terakhirnya bahasa apa lagi itu…. kulo mboten saged boso jawi….😛
      blog sebelah??? sebelah mana yak max,,,, qkqkqkqkq….
      korea kah bahasanya…. 😀 sarang saring wkkwkw

      HIDUP!!! ^_^

      Balas

  41. Posted by hellgalicious on 16 Juni 2010 at 3:19 PM

    hihihi

    masih blom paham sama arti figuran dalam tulisan di atas
    -.-‘

    Balas

  42. HHmmm …
    Ini sudut pandang yang keren …
    Tokoh utama … dan figuran …
    mungkin saya lebih menyebutnya …
    Leading Role dan Supporting Role … entah lah …

    tapi yang jelas … setiap orang memang mempunyai persepsi dan pemikiran-pemikirannya sendiri …
    dan itu semua harus dijembatani dengan komunikasi yang baik …

    salam saya QK

    HIDUP !!!
    Once again …
    Ini tulisan yang keren …
    Saya suka …

    Balas

    • 😳 jadi malu pak…. ^^
      makasih pak enha… mana dah mau mampir kesini lagi…
      semoga bukan cuma kali ini aja mampir kesini qkqkqkq

      *ngarep dah,,,, xiixixixe:mrgreen:

      HIDUP!!! ^_^

      Balas

  43. wah semakin beragam ya kisah-kisahnya🙂
    ternyata makna figuran penting dalam menulis cerita
    terus menulis ya QK…

    Balas

  44. figuran emank penting..tanpa figuran kayaknya rada2 lain gt.. kurang greget..🙂

    Balas

  45. Posted by maxlender on 16 Juni 2010 at 9:59 PM

    ikutan bahasa pengunjung blog asian fans club tuh hehehe

    saya sendiri gak paham bahasa korea.
    Sebagai pemeran utama, saya tidak pernah bertemu figuran dari korea😆

    Balas

    • Oooo….:mrgreen:
      QK cuma tahu sarang heyo doank😆
      ini juga kagak tau bener ato salah tulisannya ehehehe…….

      mau ketemu figuran dari korea??? cari aja…
      semoga sukses wkkwkwkw

      HIDUP!!! ^_^

      Balas

  46. Posted by Meidhy Aja on 16 Juni 2010 at 10:57 PM

    kalau gak ada figuran ya filmnya gak rame donk mbak..he..he…
    masa mau maen film berdua aja,,nanti kaya film ariel-luna lagi…hi..hiii..

    http://Meidhyandarestablogme.wordpress.com

    Balas

  47. jadi walaupun figuran tetap mempunyai peran penting

    Balas

  48. jadi figuran juga mempunyai peranan penting dalam sebuah cerita

    Balas

  49. Hehe… QK mengungkapkan sisi lain yang jarang terungkapkan dari sebuah kisah😀

    Balas

  50. Asalkan jangan nganggap orang lain sebagai figuran, trus kita berusaha menebak2 apa yang mereka pikirkan… ntar suuzon lagi… Hehe🙂

    Balas

    • hehehe,, kek nya kita nggak akan pernah tahu apa yang ada di dalam pikiran seseorang ya mbak😀 nebak” tapi klo nggak nge-judge boleh kagak ya mbak???:mrgreen:

      HIDUP!!! ^_^

      Balas

  51. kayanya ada curhat terselubung disini? hmmm…di ilustrasi terakhir?😀

    Balas

  52. hmmm,, Qk curhat???

    hahaha… memang semua peran punya sudut pandang berbeda,, kenapa saya ga nangkep ama figurannya ya?? saya lebih ke arah sudut pandang dan pemikiran para tokoh…

    yang jelas dalam hidup kita jangan ngambil kesimpulan dari satu sudut pandang,, hehehe… benar begitu??

    Balas

    • wah begitu ya… mungkin QK perlu belajar menulis lebih banyak lagi untuk bisa memberikan gambaran dari apa yang sebenernya pengen QK ungkapkan…:mrgreen:

      thanx yaaaa😉

      HIDUP!!! ^_^

      Balas

  53. ada figuran ada cameo… QK mau kuliah keluar kota ya?!🙄

    Balas

    • wew sapa bilang mau kuliah keluar kota???
      itu kan cuma ilustrasi aja:mrgreen:

      cameo??? peran penting tapi cuma numpang lewat…. sebentar doank :d

      HIDUP!!! ^_^

      Balas

  54. masih tetap pemeran utama ka
    ====

    Mau numpang eksis..Postingan Terbaru saya ^^ makasih

    Misteri Malam Jum’at

    Muhrim atau mahram?

    Pentingnya Ilmu dalam Pernikahan

    Balas

  55. keren euy.. mantebz mbk.. ngowo ja bca postingan mbk.. 11 jempol ^_^😆

    Balas

  56. dree masuknya figuran ato pemeran utama yak…..??? hmmmm…..

    Balas

  57. dalamti skenario besar yang bernama kehidupan, sutradaranya sudah pasti cuma satu yaitu Yang Maha Pembuat Hidup, Tuhan…..dalam skenario hidup kita pribadi, kita peran utama, tapi bisa juga jadi peran pembantu bahkan figuran di skenario hidup orang lain….semua sama-sama pegang perannya masing2 besar ataupun kecil. semua sam2 penting….setuju ga sama pendapatku?…lam kenal ya..

    Balas

  58. semangat semangatnya mana
    salam hangat dari blue

    Balas

  59. Lah, saya malah hobinya kalo pas naik motor, ngeliatin sekitar, Mbak.😀
    Kalo ada cewek cakep, saya pelototin terus.😆

    Balas

  60. iyalah…
    kita2 yang komen di sini kan jadi figurannya QK.. hehehe

    Balas

  61. by jabon

    karena tanpa viguran semuanya tidak akan berjalan dengan lancar

    Balas

  62. menjadi figuran dalam cerita sandiwara kehidupan…
    intinya saling mengisi dan melengkapi.. ^^

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: