Ketulusan Dari Ucapan

Hari ini saat aq pulang dari kampuz… dalam keadaan agak ngantuk” gag jelaz.. hhehe
Ada yg bilang “hati2 di jalan” … ada juga yg bilang “jangan ngebut2,, “

Saat aq mau makan,, sering ada yg bilang “Met makan ya,, jangan lupa berdoa dolo”
Atau saat aq mau tidor… banyak yg bilang “Met Bubu’ ya,,, moga mimpi indah,,, ato mimpi’in aq ya..”

Suatu kali saat ada teman yg anterin aq pulang,,, aq juga bilang “Makasih ya,, ati” pulang e jangan ngebut”
Saat aq angkat telpon, aq gag pernah lupa bilang “Assalammu’alaikum” gitu juga klo dah selese..
Atau saat sms,,, di awal ato akhir nya gag lupa ucapin salam.

Saat temen ada yg gag bisa dateng pada suatu acara biasanya banyak yg bilang “yaaa koq kmu gag ikut sich… kan gag rame..”
Ketika kita menulis email,,, ato comment di fb, fs,, ato lagi ngobrol di YM yg kita tanyakan “gimana kabarnya?? lama nggak jumpa”

Lalu apakah semua yg kita ucapkan itu tulus adanya??

Apa benar klo mereka bener” khawatir saat aq nyetir motor dalam keadaan ngantuk???
ato itu cuma sekedar ucapan aja,,, hanya sebuah toleransi terhadap teman yg sedang mekakukan perjalanan.

Apa iya mereka bener” ucapin aq “met tidur” dan berharap aq mendapatkan mimpi” yang indah dalam tidurq???
ato itu hanya sebuah formalitas untuk mengakhiri sebuah percakapan ato mematikan telepon??

Apa mereka sungguh” saat mereka bilang “sudah makan belom,, cepet makan biar kmu gag sakit”,, mungkinkah pada saat itu mereka benar” peduli dan takut klo sampai aq jatuh sakit gara” terlambat makan??

Ketika aq mengucap salam,,, ketika aq berpesan kepada temanq untuk berhati”… saat aq berterima kasih karena mereka telah membantuq.. apa aq tulus melakukan semua itu.. dan apakah aq bener” peduli??

atau aq cuma gag ingin di cap sebagai teman yang jahat yg gag peduli ma temennya??
padahal mungkin bisa saja kenyataannya memang aq gag peduli??

hhhhmmm….

Sedangkan… ketika kita marah… ketika jengkel terhdap sesuatu,,
dengan segenap hati dan penuhhh dengan kesungguhan kita mengeluarkan setiap makian kita…
caci maki kita keluarkan sampai habis semua marah kita
berbagai kata” kotor rasanya keluar dari bibir kita… bukan sekedar kata”..
tapi kata” itu lah yg ada di hati dan pikiran kita saat itu…

Bisakah kesungguhan itu hadir saat yg kita ucapkan adalah sebuah kebaikan??

From : Catatan FB 070809

20 responses to this post.

  1. tapi kita bisa membedakan mana yang tulus dan basa-basi, ya kan..
    tapi saya tulus kok koment disini hehehe…

    HIDUP ^_^

    Balas

  2. Mungkin ucapan itu adalah yang paling banyak dapat diucapkan sebagai bagian terbesar dari sebuah perhatian tanpa menimbulkan kesan yang berlebihan…?

    Balas

    • mungkin juga maz🙂
      wallahualam… nggak ada yg tahu isi hati seseorang…
      cuma berharap setiap kebaikan yang aq ucapkan datangnya bener” dari hati dan pikiran

      HIDUP!!! ^_^

      Balas

  3. dengan tulus gue ucapkan sukses ngeblog!

    Balas

  4. mhm…ckckck….saya bingung gimana jawabnya🙄

    Bukankah setiap ucapan/nasehat yang baik maupun buruk adalah sebuah doa, terlepas mereka berucap itu sungguh2 atau tidak…karena ikhlas atau tidaknya seseorang berkata/bertindak hanyalah Tuhan yang tahu.

    mungkinkah pada saat itu mereka benar” peduli dan takut klo sampai aq jatuh sakit gara” terlambat makan??
    tuh kan… jd sakit beneran… ud dibesuk blum sama teman2 kampuznya; jgn lupa sekalian minta dibawa-in buah2-an xixixi😀

    saya cuma bisa berucap;
    “ya Allah jadikan ucapan yang baik2 ini sebagai refleksi tindakan nyata kami”. Amiiin

    salam😉

    Balas

  5. Posted by BiJe on 4 Maret 2010 at 6:01 AM

    semoga setiap ucapan yang baik datang dari ketulusan hati dan sebuah doa untuk kita…😀

    Balas

  6. Saya yakin saya bisa tulus dalam mengucapkan itu semua… Karena udah terbiasa mengucapkan kalimat2 tsb sejak kecil…🙂

    Balas

  7. Mbak, kalo’kita mengucapkan untuk menyenangkan orang lain hukumnya gimana y ? Tanpa menampik bahwa apa yang kita ucapkan pastinya adalah kejujuran dan ketulusan🙂

    Balas

    • ya bagus donk mbak… berarti kan apa yg di ucapkan sesuai dengan hati dan pikiran. apalagi untuk menyenangkan orang lain😀

      HIDUP!!! ^_^

      Balas

  8. Ketika kita mengaku bahwa diri kita seorang muslim maka kata Alloh dalam firman-Nya :
    Dalam Q.S. Muhammad ayat 21 “……. Ucapkanlah perkataan yang baik…..”, itu secara tersirat mengandung arti bahwa apa yg kita ucapkan benar2 landasannya karena Alloh, karena ketika kita bicara “hati2 ya, dll” itu semua merupakan do’a yang kalau waktunya diijabah do’a tersebut menjadi kebaikan..Intinya bahwa biasakan/niatkan segala hal yang kita ucapkan lahir dari sebuah keimanan (tasdiiqu bil qolbi/ diyakini dengan hati), bukan hanya sekedar basa-basi, karena Alloh Maha Mendengar apa yang kita ucapkan, jangan biarkan setiap kata yang keluar sia-sia di hadapan Alloh…

    Wallohu’alam bishowwab…afwan jiddan…
    jazakillah khairan katsiran🙂

    Balas

  9. makanya neng, semua itu harus karena Allah….

    Gimana kabarnya? sudah makan belum? kesini yuk, mau tak traktir, kalo gak dateng 1×24 jam tawaran melayang….(tulus gak yah?,,,mikir.mode.on)

    Balas

  10. bener juga ya….

    ane sering “bilang ati-ati dijalan” tapi ga nyadar itu cuma kebiasaan aja hehehe…

    mampir di BLOG imonck juga ya…

    http://imonck.wordpress.com/

    Balas

  11. memang sudah natur manusia untuk menjadikan hal yang sudah sering dilakukan berulang-ulang sebagai tradisi, ritual, atau rutinitas belaka.

    Tapi, karena saya tidak bertempramen melankolis (temperamen saya phlegmatis-sanguin), hal-hal seperti ini jarang sekali muncul di kepala saya. Yang penting bersahabat dan damai dengan siapapun, dan senang karena persahabatan/pertemanan tersebut😛

    (ini juga menurut survei saya. Teman-teman saya yang bertemperamen Sanguin, Kolerik, dan Phlegmatis, nyaris tidak pernah mempersoalkan hal ini, Hanya yang melankolis yang memikirkan secara mendalam😛 )

    Ah sudahlah, tidak nyambung komentar saya hahaha😀

    Hati-hati di jalan ya bu (lho??😛 )

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: