Katanya Sayang?


Hai kawands jumpa lagi sama QK :) dan lagi lagi kali ini QK mau sedikit curhat dan sedikit berbagi cerita dengan kalian Jadi, kali ini apalagi yang jadi bahan omelan QK di sini? hmmm :roll:

Begini kawands, beberapa hari yang lalu ketika QK lagi curhat-curhatan sama temennya QK dia cerita. Dia bilang “QK, kata keluargaku mereka sayang denganku. Dan mereka juga sering bilang kalau aku lebih penurut daripada kakakku. Kakakku itu menyebalkan, dan gak jarang bikin mereka jengkel. Tapi kenapa yaa.. koq semua yang diminta sama kakakku selalu dikasih. Semuanya kakakku yang nomor satu, sedangkan aku terkadang merasa di nomor sekian-kan. Kalau boleh aku bandingkan, aku selalu patuh sama mereka sedangkan kakakku lebih sering menentang. Saat aku gak boleh melakukan ini dan itu yang aku ingin, kakakku boleh. Ketika aku ingin mendapatkan sesuatu aku harus menunggu lama, tapi kakakku selalu dapat apa yang dia mau. Aku sering disuruh ini dan itu untuk hal-hal yang sepele, aku pikir wajar kalau aku yang disuruh karena aku lebih muda. Tapi ketika aku sedang letih dan mereka tetap suruh-suruh aku, sedangkan saat itu kakakku keadaannya lebih santai daripada aku. aku jadi heran QK.

Mereka sering juga ngomel-ngomel ke aku, tentang kakakku yang nggak nurut dan sebagainya. Kata mereka biasanya, “sudah, kelamaan kalau kakakmu. Kamu saja yang berangkat. Kamu saja yang kerjakan. Kita itu senang kalau nyuruh kamu, nggak seperti kakakmu.” Selalu begitu jawabnya. Bukankah mereka bilang mereka sayang aku QK? tapi kenapa rasanya aku malah jadi lebih sengsara? sedangkan kakakku sepertinya hidupnya lebih menyenangkan dan mudah?”

Tadinya QK jawab, ya kamu sabar aja. Mungkin memang mereka lebih senang kalau kamu yang mengerjakan. Mereka lebih percaya kalau kamu yang lakukan apa yang mereka mau. Yaa seperti yang kamu bilang, mungkin kakakmu terlalu lamban :green: :lol: atau mungkin juga memang mereka tuh sayang banget sama kamu, jadi yang ada dalam ingatan mereka cuma kamu kamu dan kamu :lol: makanya mereka seneng banget tuch nyuruh-nyuruh kamu, habisnya yang mereka ingat cuma kamu qkqkqkq :lol: jawabku sambil bercandaberusaha menghibur dia.

Tapi setelah itu QK juga berpikir sich kenapa koq bisa begitu ya? :roll: Sampai akhirnya QK menyadari sesuatu :idea:

1. Allah tidak akan memberikan ujian melebihi kemampuan hambaNya

Jadi  QK yakin seberat apapun yang dialami dan dirasakan sama teman QK itu, pasti itu adalah yang terbaik untuknya.

2. Allah memberikan ujian itu kan bermacam-macam bentuknya, misalnya ada yang di uji dengan kekayaannya dan ada juga yang di uji dengan kemiskinannya. Cantik, Jelek, pintar, Cacat, kaya, miskin  semua itu juga bentuk ujiannya bukan? tapi kan bukan berarti Allah hanya peduli pada yang cantik sedangkan yang jelek ditelantarkan. atau Allah hanya peduli pada yang kaya tapi yang miskin di abaikan. Pada seorang ustadz, ada campur tangan Allah dalam hidupnya. Sama juga pada seorang perampok, ada campur tangan Allah dalam tiap hari yang dilaluinya.

Sama seperti temen QK yang walaupun katanya kakaknya nggak nurut dan temen QK lebih baik dari kakaknya, tapi keluarganya sebenarnya pasti tetap menaruh peduli pada mereka berdua

3. Cara menguji Allah pada tiap hambaNya itu berbeda. Ada orang yang di uji dengan selalu di berikan kesengsaraan dalam hidupnya. Sudah kerja mati-matian tapi jangankan untuk hidup mewah, untuk makan sehari- hari aja masih susah. Ada juga orang yang di uji dengan segala kenikmatan yang dia punya. Hidupnya santai, setiap hari kerjanya cuma foya-foya tapi sepertinya keberuntungan selalu berpihak padanya. Kelihatannya memang mungkin hidup yang penuh nikmat itu lebih indah, dan lebih berkah. Tapi siapa yang tahu bahwa sebenarnya di mata Allah  yang di uji dengan kesengsaraanlah yang lebih mulia di sisiNya. Ehm kalau istilah jawa mungkin “di gunggung, di lulu”

Sama seperti teman QK yang sepertinya dia lebih sengsara, padahal mungkin sebenarnya keluarganya memang lebih memperhatikan dia. Lebih sayang sama dia, jadi keluarganya nggak ingin dia salah langkah. Itu sebabnya dia dilarang ini dan itu, karena keluarganya nggak mau dia sampai melakukan suatu hal yang salah. Sedangkan dengan kakaknya, keluarganya memang seolah membiarkan setiap apa yang dilakukan, Tapi sebenernya mereka nggak terlalu ambil peduli dengan kehidupannya. Asalkan sang kakak nggak salah-salah amat ya udah biarin aja.

Begitu kali yaaaaaaaa………. :razz:   :cool:

Belum Waktunya


Pada suatu percakapan di suatu sore :

“Sabar, kamu itu belum waktunya.”

Waktunya? Emang apa yang menjadi indikator sudah waktunya atau belum?

Usia? Materi? Kedewasaan?
Darimana bisa mengukur kedewasaan?

HAaiihh,,, sudahlah… biarkan saja berjalan seperti biasa.

Kamu Bukan Nomor Satu


diambil dari blog orang

Maaf . . . kamu memang bukan yang nomor satu bagiku
Ketika kau tanyakan apa dirimu berharga untukku?

Ya, kehadiranmu penting dalam hidupku
Tapi kamu memang bukan terpenting yang nomor 1

Tanpamu serasa tak lengkap hariku,
Tapi maaf kamu tetap tak bisa jadi yang nomor 1

Tanpamu terasa berkurang bahagia dalam hidupku
Tapi bukan berarti aku tak bisa hidup tanpa kamu
Karena aku masih punya yang nomor 1

Kau sedih, marah, kecewa, cemburu?
Karena tak bisa jadi yang nomor 1?
Jangan sayang, tak boleh begitu . . .

Lihat dulu urutan penting dalam hidupku
Satu, Tuhan dan agamaku
Dua, ibu dan keluargaku
Dan yang ketiga, itu baru kamu

~ Kirana, 041111 ~

Aku Bukan Orang Yang Romantis


Aku memang tak romantis
Aku tak bisa katakan cinta,
Aku juga tak biasa ungkapkan rinduku

Aku bukan orang yang romantis,
Kalau selalu menghujani peluk dan cium itu maksudmu
Bahkan hanya untuk menatap dan menggenggam tanganmu,
aku butuh mengumpulkan semua keberanianku

Aku hanya bisa mencintaimu dengan hatiku
Memastikan dirimu baik disetiap waktu,
Menyemangatimu meski kamu tak pernah menyadari itu,
Mendoakanmu disetiap sujudku,
dan membawa namamu di urutan sekian dalam hariku meski kamu tak pernah tau

~ Kirana, 041111 ~

Aku Menyayanginya


Satu kalimat yang belum sempat terucap dan mungkin selamanya hanya akan ada di dalam hati dan pikiran ini “Aku sayang kamu”
Bila ada kata andai, maka yang akan ku ucap adalah “Andai aku kenal kamu jauh sebelumnya”
Kalau ada harapan yang mungkin dapat terkabulkan “Dapatkah semua berakhir seperti yang kita inginkan”

Allah Ya Robb, aku tahu dia makhlukMu yang sangat-sangat tidak sempurna.
Aku pun tahu dia tak halal bagiku saat ini.
Tapi aku menyayanginya dari setiap ketidaksempurnaan yang dimilikinya.
Aku menyayanginya dari keinginannya untuk berubah menjadi lebih baik dari dirinya yang sebelumnya.

Allah Ya Robb, Kuatkan hatinya untuk tetap istiqomah dengan setiap kebaikan yang ada padanya saat ini.
Genggam erat hatinya agar tak terlepas dariMu lagi
Rangkul dia agar berjalan lurus ke arahMu
Dan kuatkan hatiku bila dia Kau ciptakan bukan untukku.

-amin-

K.K.S.K


Kamu tahu kenapa aku begitu cerewetnya sama kamu?
Kamu tahu kenapa aku selalu larang kamu melakukan ini dan itu
Mengingatkan kamu tentang segala sesuatu yang mungkin baik untukmu
Atau mungkin juga hal itu akan membuatmu menyesal di kemudian hari?

Sedangkan sama orang lain aku biasa saja
Dengan yang lain aku tak peduli
Terserah mereka mau jungkir balik ataupun merusak hidup mereka
Terserah mereka ingin coba-coba bahkan untuk mencoba yang terburuk sekalipun
untuk diri mereka
Aku tak peduli….

Aku marah ketika kamu jatuh karena kamu tak mendengarkan kata-kataku
Tapi aku tetap membantumu bangkit
Aku sedih ketika kamu mengacuhkan pemberianku
Tapi aku tetap memberimu lagi dan lagi
Berharap itu akan berguna untukmu dan kamu akan menyukainya
Tak perlu ucapan terima kasih atau sebuah sanjungan
Karena dengan kamu menerima semuanya aku sudah BAHAGIA


Kamu tau kenapa bisa begitu?
Karena…
Continue reading

Rindu Kamu Selalu


Tak pernah terlintas akan terpisah dengan cara seperti ini
Tak pernah tau bahwa kita tak akan pernah bertemu lagi
Namun tampaknya takdirNya lebih kuat berbicara
Tapi tak mengapa karena ku tau kamu lebih disayang-Nya

Selalu ada rindu setiap teringat apa yang telah kita jalani
Selalu ada kekuatan kala teringat setiap kebaikan yang kau beri
Meski semua menyesali kepergianmu, demikian juga aku
Namun mungkin itu yang terbaik bagimu dan kita semua

Mungkin kita tak bisa bersama lebih lama lagi di dunia
Tapi ku kan berusaha agar kita bisa bersama
Meski itu di alamNya yang berbeda

Sungguh tak pernah terbesit sedikitpun penyesalan
Meskipun hadirmu hanya sesaat di dunia
Tapi ku yakin kamu membawa kebaikan bagi semua

Adek,,
Kalau kau tahu saat ini aku rindu

Maaf Itu Mudah


Kawands, sebagai manusia biasa kita semua pasti pernah melakukan kesalahan kan. Sebagai manusia yang tak pernah luput dari yang namanya salah pasti kita pun tak bisa luput dari saling maaf memaafkan.

Saat kita merasa bersalah pada orang lain maka sudah seharusnya kita meminta maaf pada orang tersebut atas kesalahan yang kita lakukan. Begitupun sebaliknya, ketika kita menyadari ada orang lain yang melakukan suatu kesalahan terhadap kita, pasti ada keinginan dalam diri kita agar orang itu meminta maaf atas kesalahan yang telah dilakukannya. Dan yang paling penting adalah tidak mengulanginya lagi. Namun bagaimana bila kesalahan itu selalu terulang lagi dan lagi? meminta maaf berkali-kali.

Kawans, meminta maaf itu mudah. Tapi apa yang kita lakukan setelah meminta maaf itu yang susah. Bisa nggak kita tidak mengulang kesalahan yang sama. Percuma kita meminta maaf kalau itu hanya keluar dari ucapan saja. Sedangkan sikap kita tak menunjukkan perubahan, tak ada penyesalan atas apa yang kita lakukan.

Jadi kawans, jangan kita hanya bilang maaf. Tapi tunjukkan bahwa kita menyesal dengan kesalahan kita, dan kita buktikan penyesalan kita dengan tidak mengulang kesalahan yang sama.

HIDUP!!!

I’ll Be Back


Setelah sekian lama, berbulan-bulan dipermainkan oleh koneksi, kesibukan dan rasa malas  yang naik turun tidak karuan akhirnya hari ini tanggal 9 maret 2011 bisa juga Kika’ balik lagi ketempat singgah Kika di dunia maya ini.

Apa kabar kawan blogger semuanya, kangen juga rasanya setelah lama sekali tak berjumpa dan tak berkomunikasi dengan semuanya. Rindu rasanya jari-jari ini menari di atas papan keyboard, rindu rasanya mata ini setelah lama tak melihat layar laptop :P

Setelah hampir 5 bulanan gak aktif di dunia maya rasanya banyak sekali yang ingin Kika ceritakan :) mulai dari cerita tentang pernikahan but it’s not me :mrgreen: , kehilangan, pertemanan, perpisahan, sampai kegiatan barunya Kika sekarang wualaahhh pokoknya buanyaakk :mrgreen: ya iyalah kan setiap hari cerita berganti eits,, tapi sabar kawans,,, sat persatu yak ^_^ Semoga aja koneksi ini nggak kembali mati he he he

HIDUP!!!

Tuhan Bercanda Dengan Kita


Apa kabar kawan semua :D akhir-akhir ini QK semakin nggak bisa online lama-lama :( QK sering pusing kalo ada di depan laptop terlalu lama. Niat posting sich ada, mau berkunjung di blog kawan semua juga ingin. tapi apa daya kawan, 15 menit di depan layar laptop saja sudah bikin QK pusing :mrgreen: jadi maafkan kalo QK sudah nggak serajin dulu lagi ngeblog atau BW nya.

Emmhh.. beberapa hari yang lalu QK sempat baca status fb dari eyang Agungsang empunya blog Liliwangi di status fb nya beliau tulis… ” Mungkin Tuhan sedang ingin bercanda denganku……syukurlah…!!”.Awalnya sich QK ngerasa biasa aja sama status itu, tapi lama-lama koq jadi terpikirkan sesuatu ya??

Apa ia Tuhan pernah bercanda? Untuk apa?

Baca Selanjutnya. . .

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 44 pengikut lainnya.